Taman Nasional Wakatobi dan Pulau Nda'a Sulawesi Tenggara

Kalau di sulawesi utara ada Bunaken, nah Sulawesi tenggara memiliki pulau Wakatobi. Pulau ini benar-benar surga bagi para pecinta wisata laut, pantai dan juga bawah lautnya. Taman nasional Wakatobi memegang predikat sebagai wisata bawah laut paling indah di dunia, dari sekitar 850 spesies terumbu karang, 750 nya ada di wakatobi koral (karang) nya. Inilah kenapa akhirnya perairan Wakatobi ditetapkan sebagai kawasan biosfer oleh organisasi pendidikan ilmu pengetahuan dan kebudayaan PBB atau UNESCO.

kalau dulu dari Jakarta untuk ke Wakatobi butuh waktu 14 jam, dari jakarta ke Kendari lalu naik perahu namun kini hanya butuh waktu 8 jam saja karena adanya bandara Matahora, Kabupaten Wakatobi. Berada diantara jalur pelayaran internasional yaitu laut Banda dan laut Flores membuat Wakatobi menjadi lokasi transit strategis. Potensi inilah yang dilirik pemerintah daerah untuk menarik wisatawan asing, banyak warga asing yang berplesir melabuhkan kapal disini.

Untuk menampung laju pertumbuhan pariwisata, pemda setempat memperluas dermaga khusus kapal mewah yang berjarak 32 kilometer dari bandara matahora. Jika ada event internasional diperkirakan dermaga ini mampu menampung 300 kapal mewah sekaligus yang bisa berlabuh di dermaga ini, wow gede juga sobat sebaters dan proyek dermaga ini diperkirakan selesai tahun 2018.

Masyarakat Wakatobi pun terus berbenah seiring pertumbuhan ekonomi, beragam penginapan dan tempat istirahat juga berkembang pesat. Salah satunya adalah Wakatobi Patuno Resort, penginapan berstandar internasional cukup bagus untuk jadi pilihan Anda menginap, dekat dari Bandara hotel ini tawarkan fasilitas menarik bagi penggila olahraga selam. Hotel ini menyediakan kapal sendiri untuk diving sementara yang lain biasanya memakai publik boat yang ke pulau sebelah, serta fasilitas airport pickup. Tarif di hotel ini sekitar 76 USD hingga 227 USD atau setara 1 juta hingga 3 juta rupiah permalam.



Wakatobi surga karang dunia, jadi benar-benar harus dijaga kelestariannya. Dulu ekosistem bawah lau wakatobi sempat terancam kelestariannya karena ulah nelayan nakal saat menangkap tapi kondisi karang berhasil pulih. Tahun 2015 saja wisatawan kesini sudah 15 ribu wisatawan, dan pemerintah setempat menargetkan tahun 2017 jumlah wisatawan mencapai 50 ribu dan rata-rata turis yang kesini golongan menengah keatas.



Jauh dari hingar bingar ibukota, biaya berkunjung ke Wakatobi memang tidak sedikit. Tiket sekali perjalanan ke Wakatobi di akhir tahun 2015 berkisar 1,8 juta rupiah, biaya penginapan berkisar 1,7 juta permalam dan sekali menyelam Anda kudu menyiapkan kocek 700 ribu rupiah.

Jelajahi keindahan segitiga terumbu karang Wakatobi pesonanya tak kalah dibanding berlibur keluar negeri, melestarikan budaya tradisional sekaligus memajukan eksistensi wisata dalam negeri di kancah dunia.

Pantai Pulau Nda'a




Seperti pernah disebutkan dalam artikel pantai di Indonesia yang jarang tersentuh wisatawan, di sekitar Wakatobi terdapat pulau pulau kecil dan salah satunya Pulau Nda'a, pulau tak berpenghuni tapi keindahan alam dan keeksotisan pantainya wow, indah banget sob. kebanyakan wisatawan setelah tiba di Wakatobi lupa mengunjungi pulau ini padahal pulau ini memiliki pantai yang sangat indah dengan pasir putihnya serta kondisi pulau yang masih sangat alami.

Jaraknya hanya 1 jam jika berangkat dari pulau Tomia Wakatobi, saking jarangnya wisatawan atau lupa atau bisa juga sudah tidak sempat lagi kesini sehabis dari taman wisata wakatobi, Anda akan merasa seakan pulau ini milik pribadi karena sepi wisatawan dan pantainya banyak yang bilang mirip pantai pantai di karibia, so Anda harus mampir disini jika sudah ada di Wakatobi.

Baca juga Artikel:

Tambahkan Komentar Sembunyikan