Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas Lampung

Tahukah kamu bahwa pulau Sumatra mempunyai keanekaragaman flora dan fauna yang sangat luar biasa, di pulau Sumatra kita bisa menemukan 10 ribu spesies tanaman yang berbeda, selain itu fauna yang cukup langka seperti macan, badak, orang utan dan gajah ada di pulau ini, maka tidak heran di Sumatra banyak sekali lokasi konservasi yang memang dijaga untuk melindungi flora fauna khas pulau Sumatra dan salah satunya adalah taman nasional way kambas.

Taman nasional way kambas memiliki ekosistem hutan dataran rendah yang cukup beragam, populasi hewan didalamnya pun sangat beragam. Taman nasional way kambas yang memiliki luas sekitar 125 ribu hektar berada di 3 kabupaten yaitu kab. Tulang bawang, Lampung timur dan lampung tengah dan berdampingan langsung dengan 22 desa yang disebut sebagai desa penyangga. Ada sebuah sungai yang cukup lebar di beberapa desa sebagai pembatas alami antara taman nasional way kambas dengan desa penyangga dan tidak jarang pula masyarakat membantu memonitoring keberadaan gajah-gajah tersebut jika sudah terlalu jauh berjalan keluar dari way kambas dan membantu mengembalikan gajah tersebut ke habitat aslinya.

Baca juga: 18 Wisata Pantai nan Indah di Lampung


Menikmati sensasi naik gajah keliling kawasan konservasi way kambas, kesempatan ini merupakan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung festival way kambas, sebelumnya wahana naik gajah di way kambas sempat ditiadakan namun tepat di hari terakhir festival way kambas 2016 wahana ini kembali dibuka untuk umum, ada 10 ekor gajah yang disiapkan yakni yang kondisi kesehatannya prima dan tentunya sudah jinak.

Yang mau mencoba naik gajah harus membeli tiket seharga 20 ribu rupiah, gak perlu takut karena ada pawang gajah yang selalu siap menemani. Puas berkeliling jangan lupa berfoto untuk kenang-kenangan setelah itu nonton atraksi gajah-gajah pintar. Sempat absen selama 3 tahun, tahun 2016 kemaren pusat konservasi taman nasional gajah way kambas kembali gelar festival selama 3 hari di bulan november 2016, dihadiri ratusan wisatawan festival ini menjadi pelengkap aneka promosi wisata dari lampung timur. Semoga kedepannya acara festival way kambar semacam ini rutin diadakan tiap tahun dan waktunya kalau bisa lebih lama lagi jangan 3 hari aja.

Baca juga Artikel:

Tambahkan Komentar Sembunyikan