Keindahan Wisata Bawah Air dan Kepulauan Wayag Raja Ampat, Papua

Raja Ampat terkenal akan keindahannya, tanpa harus menyelam pun lanskap dengan kilau lautnya memanjakan mata yang memandangnya. Terlebih dibawah permukaan laut 450 jenis terumbu karang dengan berbagai biota ikan ekosistem trofis hidup tersebar di perairan ini. Raja Ampat merupakan salah satu kawasan yang memiliki flora fauna terlengkap didunia, keaneka ragaman yang dimiliki perairan karena posisinya berada diantara dua benua dan dua samudra membuat banyaknya persilangan ekosistem dan spesies di wilayah Asia Pasific.

Kelestarian terumbu karang menjamin kehidupan laut yang sehat karena disinilah tempat hidup berbagai jenis ikan. selain itu terumbu karang juga menahan abrasi pantai alami, sementara jika terumbu karang rusak akan butuh belasan tahun untuk pulih seperti sedia kala.

Apa yang Anda bayangkan jika mendengar Raja Ampat ? tentu saja "Wayag" pastinya, tempat ini terkenal banget karena keindahannya dan jadi icon dari Raja Ampat. kepulauan Wayag, teluk kabui, memiliki gugusan puncak puncak bukit yang indah. Wayag besar sangat cantik dipandang dari sudut manapun apalagi dilihat dari atas puncak wayag dengan perpaduan bukit karang menjulang tinggi dan gradasi warna laut yang cantik membuat tempat ini seolah tanpa cela. Kepulauan Wayag merupakan kepulauan terluar dari kabupaten Raja Ampat.

Baca juga: Mengenal Ragam Tempat Wisata di Papua


Untuk naik kepuncak Wayag yang besar dibutuhan sekitar 30 menit pendakian tapi sepanjang jalan yang dilewati cuma batu-batu karang yang tajam, so kamu harus hati-hati dengan dengkulmu. Bah jika ingin mendaki ke puncak wayag harus memakai sepatu serta bawa barang seperlunya saja biar nggak ribet dan tentunya jangan sampai ketinggalan kamera pastinya.



Keindahan alam Raja Ampat dengan 70% terumbu karang dunia ada disini memang tersohor hingga ke mancanegara dan inilah yang mengundang minat 7 orang atlet dunia untuk mencoba hal baru di raja Ampat yaitu terjun dari tebing. Namun sayang sebuah Kapal pesiar Inggris yang membawa ratusan turis MV Caledonian Sky kandas dan merusak beberapa area terumbu karang seluas sekitar 1,3 hektar di Raja Ampat dan hingga saat ini tim khusus pihak terkait masih melakukan investigasi akan hal ini.

Baca juga Artikel:

Tambahkan Komentar Sembunyikan