Destinasi Palembang, Jembatan Ampera, Pasar 16 Ilir, Kampung Arab Assegaf dan Pulau Kemaro

Sebats.com - Melihat jembatan besi yang megah ini Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan destinasi wisata jembatan Ampera. Salah satu kota tertua di Indonesia ini menyimpan berbagai tujuan wisata yang menarik yang layak Anda kunjungi mengisi hari libur, palembang juga salah satu kota modern di pulau Sumatra, meskipun sudah modern masyarakatnya masih tetap lekat dengan budaya dan mereka mereka masih tertarik untuk menggunakan transportasi air seperti perahu atau getek untuk beraktivitas dan dalam posting kali ini blog sebats akan coba bahas beberapa tempat wisata sejarah disini.

Pasar 16 Ilir

Pasar 16 ilir menyimpan banyak cerita sejarah kota, berdiri lebih kurang sekitar 100 tahun silam pasar ini menjadi saksi tumbuhnya perekonomian di pinggir sungai Musi. Aneka kebutuhan ada disini tapi yang paling khas tentu saja kain songket asli palembang, dari songket produksi pabrik hingga songket buatan tangan dijual dengan harga yang cukup bersaing. Tak hanya bahan kainnya, aneka kerajinan tangan berbalut kain songket bisa kita dapatkan disini. Untuk menjelajahi sungai musi kita bisa menyewa perahu getek di dermaga yang berada didepan benteng kuto besak, dengan sewa 200 ribu rupiah kita bisa bertualang ke beberapa tempat sekaligus.

Kampung Arab Assegaf

Untuk mencapai destinasi kedua Kampung Arab Assegaf kita harus mengarungi sungai musi selama 10 menit, sungai yang membelah kota Palembang ini merupakan salah satu sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 750 kilometer. Nama Assegaf diambil dari nama pendahulu kampung ini Alwi bin Assegaf, penghuni kampung ini pun merupakan keluarga besar dan keturunan Assegaf. Aneka gedung tua masih berdiri lestari dan salah satunya adalah gedung pabrik es batu yang berdiri sejak 1929. Tak hanya pabrik, wargapun masih melestarikan keasrian dan keaslian kampung, tidak ada perombakan berarti pada bangunan yang rata-rata berusia diatas 100 tahun.

Pulau Kemaro

Pulau legenda ini berada ditengah-tengah sungai Musi, suasana cukup sejuk dan banyak angin namun ada satu yang kurang yaitu aroma pupuk sangat menyengat karena mungkin berdekatan dengan pabrik pupuk. Menjadi daya tarik religi pulau kemaro memiliki klenteng kwan Im yang dibangun sejak 1962, selain itu disini juga ada pagoda setinggi 9 lantai yang dibangun pada 2006. Kini pulau kemaro menjadi tempat ibadah kaum Buddha terutama menjelang Cap go Meh.

Tapi legenda pulau kemaro lah yang paling menonjol, konon pulau ini menjadi bukti cinta sejati antara dua sejoli Siti fatimah dari kerajaan palembang dan Tan Bun An putra raja China dan  ada pohon yang menjadi saksi cinta dua sejoli tadi yang menurut mitos siapapun yang menulis namanya di pagar yang mengelilingi pohon tersebut akan dapat jodoh atau misalnya dia sudah punya kekasih akan langgeng tapi sekarang sudah dilarang pengelola dan sudah ada tulisan peringatan pengunjung dilarang corat, hmm berarti Anda tidak bisa tes mitos tersebut.

Baca juga Artikel:

Tambahkan Komentar Sembunyikan