Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berkunjung ke Banda Aceh tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi sebuah masjid yang indah yaitu Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini memiliki sejarah yang panjang dimulai sejak jaman penjajahan Belanda hingga saat ini termasuk ketika terjadinya musibah tsunami di Aceh, itulah mengapa banyak wisatawan yang memilih Masjid raya ini sebagai salah satu tempat tujuan wisata yang mereka kunjungi.

Masjid Raya Baiturrahman yang menjadi simbol masyarakat Aceh adalah masjid peninggalan kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 Hijriyah atau tahun 1612 Masehi, bangunan indah dan megah ini terletak di jantung kota Banda Aceh ibukota provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam di Aceh, tempat ibadah ini juga banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara sebagai salah satu destinasi wisata religi nusantara.

Baca juga: Air Terjun 7 Tingkat, Batu Itam, Tapak Tuan, Aceh Selatan

Jika Anda berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Anda akan menemukan pedagang kaki lima yang berjualan minuman dan jajanan kecil, tak hanya itu pedangang mainan juga berjajaran di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Masjid Raya Baiturrahman banda Aceh tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah namun menjadi wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisawan lokal maupun mancanegara. Hal ini juga dimanfaatkan pedagang kali lima sebagai tempat mencari rejeki.

Saat gempa berkekuatan 8,9 skala richter dan tsunami yang meluluhlantakan Aceh, masjid Baiturrahman tetap kokoh berdiri tegak, banyak masyarakat yang memilih berlindung di masjid ini saat tsunami terjadi. Cerita tentang tsunami itulah membuat banyak turis asing untuk berkunjung ke Aceh.

Baca juga Artikel:

Tambahkan Komentar Sembunyikan